Bagaimana yang sebenarnya jumlah sunah rawatib?

Hadits pertama : Dari ibnu Umar bahwa sannya ia berkata : Aku menghafal dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ada 12 rakaat, yaitu 2 rakaat sebelum zuhur dan 2 rakaat setelahnya, 2 rakaat setelah maghrib, 2 rakaat setelah isya dan 2 rakaat sebelum subuh. HR. Bukhari

عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّهُ قَالَ حَفِظْتُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَشْرَ رَكَعَاتٍ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَهَا وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ صَلَاةِ الصُّبْحِ”. رواه البخاري.

Dan dari Ummu Khaibah(istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam)  bahwasannya ia berkata : Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “ Tidaklah seorang hamba shalat karena Allah setiap harinya sebanyak 12 rakaat shalat sunnah selain shalat wajib melainkan Allah akan bangun rumah baginya di Surga”  HR. Muslim
و عَنْ أُمِّ حَبِيبَةَ زَوْجِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّهَا قَالَتْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ « مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يُصَلِّى لِلَّهِ كُلَّ يَوْمٍ ثِنْتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً تَطَوُّعًا غَيْرَ فَرِيضَةٍ إِلاَّ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ أَوْ إِلاَّ بُنِىَ لَهُ بَيْتٌ فِى الْجَنَّةِ ». رواه مسلم.
وكيف الجمع بين الحديثين…

Bagaimana menggabungkan dua hadits di atas?

Jawaban:

Para Ahlu Ilmu semoga Allah meraati mereka berbeda pendapat mengenai jumlah sunah rawatib terbagi menjadi beberapa pendapat,  dan pendapat yang paling kuat ada dua :

1.Sunah rawatib ada 10 rakaat,yaitu : 2 rakaat sebelum zuhur dan 2 rakaat setelahnya, 2 rakaat setelah maghrib, 2 rakaat setelah isya dan 2 rakaat sebelum subuh. Mereka berdalil dengan hadits Ibnu Umar. Pendapat sudah terkenal dikalangan mazhab hanbali dan sebagian mazhab syafi’i

2. Sunah Rawatib ada 12 rakaat dengan tambahan 2 rakaat pada sebelum zuhur sehingga menjadi empat rakaat. Mereka berdalil dengan hadits Ummu Khaibah demikian juga hadits Aisyah pada riwayat Bukhari dikatakan : beliau tidak meninggalkan 4 rakaat sebelum zuhur dan dua rakaat sebelum makan siang) inilah mazhab Hanafi dan dipilih oleh syaikhul islam Ibnu Taimiyyah. Demikian juga pernyataan ini dikuatkan oleh Ibnu Utsaimin semoga Allah merahmati mereka semua.

Adapun untuk menggabungkan kedua hadits tersebut adalah pada sebelum zuhur. Ibnu Hajar berkata di dalam kitab ‘fathul barri’ : Dan yang paling utama adalah dibawa kepada dua kondisi,  yaitu seseorang sesekali shalat sunnah 2 rakaat dan sesekali 4 rakaat sebel zuhur. Dan ada yang berpendapat : dua rakaat dibuat di masjid dan 4 rakaat jika dibuat di rumah. Bisa juga ia shalat 2 rakaat di rumah lalu ia shalat sunnah 2 rakaat lagi di masjid. Ibnu Umar hanya melihat beliau shalat sunnah 2 rakaat di masjid ,namun tidak melihat shalat sunnah di rumahnya. Maka Aisyah sebagai bukti yang nyata atas dua perkara tersebut dan menguatkan yang pertama dengan apa yang diriwayatkan oleh Abu Dawud pada hadits Aisyah:

حديث عائشة ( كان يصلي في بيته قبل الظهر أربعاً ثم يخرج )

Beliau shalat sunnah 4 rakaat di rumahnya sebelum zuhur lalu ia keluar(dari rumah). Abu Jafar at-Thabary : 4 rakaat sudah sering dilakukannya pada berbagai kondisi dan 2 rakaat jarang dilakukannya. Ini adalah perkataan Ibnu Hajar di dalam kitab ‘ Fathul Barri’pada kitab Tahajjud bab 2 rakaat sebelum zuhur.

Ibnu Qayyim juga telah membicarakan perkara ini dalam menggabungkan kedua hadita di atas pada kitab’Zadul Ma’ad pada bab petunjuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam sunah rawatib di jilid pertama. Dan sepertinya beliau condong kepada pendapat di atas dan ia tidak memperjelas bahwa 4 rakaat itu shalat tersendiri dilakukan setelah zawal(awal waktu zuhur) sebagaimana di dalam ‘musnad dari Abdullah bin Saib dan di dalamnya diceritakan: Sesungguhnya waktu itu dibukanya pintu-pintu langit dan aku lebih suka amalan shalihku diangkat kesana. Masalah ini ada rinciannya yang lebih banyak semoga para penuntut ilmu dapat mengambil faidah di dalamnya. Semoga Allah selalu memberi kita hidayah dan taufik amin…

Diterjemahkan dari www.ahlalhdeeth.com/vb/archive/index.php/t-103399.html

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s